Laman

24 September 2011

Dua hari Latihan Pendadaran

Pendadaran itu adalah ujian skripsi, disini kita mempresentasikan hasil penelitian kita dihadapan penguji. Mulai tahun sekarang, magatrika mengadakan pelatihan pendadaran, ini merupakan gebrakan baru dari ketua Magatrika. Latihan ini diadakan dua hari, yaitu pada hari jumat dan sabtu. Namun, saya cuman hadir pada hari kedua dikarenakan pada hari jumat bentrok dengan kuliah s2.

Keuntungan latihan ini, mahasiswa akan lebih mempersiapkan berbagai kemungkinan saat diuji kelak. Sekitar 16 orang tampil pada latihan ini. Sebagian dari mereka tampak sudah optimis, namun ada juga yang masih kurang persiapannya. Oke, semoga sukses mahasiswa teknik elektro angkatan 2007.

22 September 2011

Evaluate more, more, and more!

Saya termotivasi untuk semakin menjadi pribadi yang berkualitas. Semoga saya bisa berkarir di bidang electrical engineer. Saya terkesan kepada teman saya yang kualitasnya jauh di atas saya. Doakan saya teman-teman agar bisa setara dengan mereka.

Saya ingin bergabung dengan mereka, aktif dalam diskusi agar berlatih memberikan kontribusi nyata kepada negara Indonesia.

Tiada jalan lain selain evaluasi yang terus menerus. Semakin hari semakin baik. Mari berjuang kawan!

19 September 2011

Horee! Aku Anak S2 sekarang

Alhamdulillah saya mendapatkan beasiswa s2 dari jalur fast-track. Jalur ini memungkinkan saya memperoleh S1 dan S2 dalam waktu 5 tahun. Kuliah S2-nya dimulai pada semester 7 di kuliah S1. Jadi kuliah S2 nya sembari kuliah S1. Senang deh pokoknya :)

18 September 2011

Suram katamu !

Aku memiliki teman yang rendah hati sekali. Dia sering melakukan hal baik tanpa ingin diketahui oleh orang lain. Dia juga selalu mengagungkan teman-temannya dengan pujian-pujian. Bahkan dia tidak segan menyebutkan dirinya suram. Padahal taukah anda, dia itu orang yang sangat hebat, pemikirannya cemerlang, dan dia juga bisa lepas dari penjara pikiran. Dengan kata lain dia adalah outliers, dia bisa keluar dari kungkungan box.

Berdasarkan pemikiran saya, dia akan menjadi orang yang sukses. Sukses yang akan mengantarkan kepada kebahagiannya kelak.

Maturity in the Act

Manusia memiliki hasrat untuk memiliki dan mencapai sesuatu. Tetapi bagaimana jadinya kalau hasrat tersebut tidak ditunjang dengan kesabaran. Hal ini terlihat dari keinginan serba instan dalam memperoleh sesuatu.

Aku sekarang berumur 21 tahun, jika dibandingkan dengan orang lain yang seumuran denganku, saya termasuk orang yang belum dewasa. Dewasa yang saya maksud adalah dewasa ketika menghadapi dan menyikapi suatu permasalahan hidup. Aku sering kali bertindak dan berpikiran yang berujung pada pengambilan keputusan yang hanya berlaku saat itu, jarang berpikiran untuk kedepannya. Padahal banyak rencana yang dibuat untuk masa depan, tetapi keputusan awalnya selalu saja berbeda. Kenapa aku tidak berpikiran menyeluruh.

Sebenarnya kata-kata di atas itu berisi keluh kesah, sepertinya aku memang banyak berkeluh kesah, padahal sebaiknya adalah selalu bersyukur. Karena sebenarnya nikmat yang diberikan-Nya begitu besar.

Aku sering membayangkan, apakah saat aku berumur 30 tahun pemikiran dan kondisiku masih seperti ini? Begitu memprihatinkan kalau itu terjadi. lantas, jika memang ingin menjadi orang yang luar biasa tentunya lakukanlah hal yang luar biasa. Hilangkan sifat pemalu, berani saja jika itu memang benar.

Setiap orang mempunyai keterbatasan, tapi lampauilah keterbatasan itu. Batas itu untuk dipatahkan, tidak peduli seberapa besar menahanmu.

17 September 2011

Semester Akhir, are you happy?


(1)
Aku udah menginjak semester akhir nih, tentunya berbagai rencana sudah disiapkan untuk menjalani semester ini, namun ada hal yang membuat rencana tersebut tertahan. Gara-garanya ada program dikti yang namanya Fast-Track. Bukan programnya yang menghambat, tapi pengumuman siapa saja yang diterimanya yang membuat terhambat. Pada awalnya pengumuman akan dilakukan pada tanggal 12 September 2011, tapi sampai empat hari setelahnya pengumumannya belum juga datang.  Aku mengharapkan segera diumumkan karena pada semester ini aku hanya mengambil 4 sks. Bisa dibayangkan betapa bosannya aku di kostan.  
Alasan mengambil sedikit sks karena aku ingin fokus dengan skripsi. Walau ilmu yang diperoleh masih sedikit, aku mantap maju skripsi karena bagiku kembali mengulang mata kuliah atau mengambil mata kuliah pilihan lagi malah membuat pusing. Sesuai istilah Less is More, terkadang yang sedikit itu malah segalanya.
Karena hal tersebut, jadinya kerjaanku gak jelas. Tiap hari cuman makan, tidur, baca buku, dan browsing internet. Semoga dalam beberapa hari lagi kehidupannku sudah mengarah kepada kejelasan.
(2)
Mengenai perasaan berada di semester akhir, aku benar-benar bingung. Belum ada ketertarikan pada bidang pekerjaan, masa gak akan kerja, hhaa. Tapi serius, aku gak mau kerja, yang aku pengen yang cuman mencari kebahagiaan. Benar sih, kebahagian bukan karena materi, tapi dengan materi akan lebih mudah juga untuk bahagia. Dan yang paling utama dari segalanya, bagaimana caranya agar selalu bersukur, karena dengan bersyukur insyaAlloh akan bahagia. Ya Tuhan, aku juga belum punya pendamping, yang senantiasa memberikan dukungan disemua saat.
(3)
Sekarang ini aku sedang memiliki kesempatan emas untuk meningkatkan kepercayaan diri. Berlatih terus berbicara di depan umum adalah yang aku ingin. Mudah-mudahan aku tidak mengecewakan orang yang memberikan amanah ini pada saya.
(4)
Doaku saat ini :
Ya Allah semoga engkau memberikan hal yang luar biasa pada kehidupanku.

Edisi Pasca KKN


Keinginan untuk menulis besar sekali, namun selalu terhalang oleh kemalasan. Alih-alih gak ada ide atau kebanyakan hal yang ingin ditulis, tulisan itu pun gak pernah ada yang jadi. Selagi keinginan itu muncul, aku akan menuliskan sedikit pemikiranku agar kelak bisa dibaca kembali sebagai perenungan dalam menjalani kehidupan.
(1)
Dua bulan kebelakang adalah masa KKN. KKN ini meninggalkan banyak kenangan, bahkan ada seseorang yang aku rindukan. Aku tidak mengerti, apakah aku suka dia atau tidak, tapi sampai seminggu KKN usai aku masih memikirkannya. Bahkan setiap SMS yang masuk, aku akan berharap dari dia.
(2)
Selama KKN aku banyak membaca buku. Buku tersebut diantaranya adalah, The Tipping Point dan Outliers karangan Malcolm Gladwell, serta buku yang isinya mengenai penyesalan yang berjudul The Kite Runner.
(3)
KKN usai, artinya aku harus kembali ke kehidupan yang seperti biasa kembali. Aku pun pulang kampung ke Tasikmalaya, kota kelahiranku. Entah kenapa setiap aku pulang ke Tasik, aku selalu sakit, meskipun sakit ringan seperti flu dan migrain.
Aku rasa kegiatannku di sini akan sangat membosankan kalo hanya diam di rumah, untunglah aku tertolong oleh buku-buku yang menarik untuk dibaca. Dua buku pun udah aku lahap dalam dua hari ini, yang satu bercerita tentang Madre karangan Dewi Lestari, dan yang satu lagi adalah buku karangan Fitri Tropica yang berjudul Kening, berisi mengenai curhatan Fitri. Menurutku, asik aja bisa membaca buku, bisa menjelajah pemikiran orang lain. Namun satu hal yang sulit adalah menjelajah pemikiran sendiri.