Setahun yang lalu umat Islam melaksanakan ibadah Puasa Ramadhan. Tak terasa besok, tanggal 22 Agustus 2009, umat Islam akan melakukan ibadah yang sama yakni tak lain adalah Puasa Ramadhan. Di bulan yang penuh berkah itu perbanyaklah amalan-amalan. Karena amalan yang dilakukan pada bulan suci ini akan dilipat gandakan pahalanya oleh Alloh SWT.
Puasa itu menahan. Menahan dari makan dan minum dari segala yang membatalkan. Hal ini dilakukan agar kita dapat melatih diri menjadi manusia yang lebih baik. Banyak manfaat yang diperoleh dari puasa. Bahkan hal ini telah dibuktikan oleh penemuan dibidang kesehatan. Bahwa Puasa dapat menjaga kesehatan. Puasa juga melatih kita agar mau bersedekah kepada yang tidak beruntung, karena kita dilatih untuk merasakan penderitaan mereka yang kekurangan yang susah untuk mendapatkan makan dan minum.
Tadi siang saya mengikuti Solat Jum'at, ulama yang berkhutbah menjelaskan mengapa puasa Romadhon itu dilakukan selama tiga puluh hari. Menurut beliau, tiga puluh hari adalah waktu yang optimal untuk membiasakan diri menjadi lebih baik. Jika selama tiga puluh hari itu rajin solat duha, tahajud, dan amalan yang lainnya maka insyaAlloh pada bulan berikutnya akan terbiasa melakukan amalan itu. Walaupun pada awalnya susah sekali melakukan hal itu. Untuk mencapai targetan itu, kita dapat membuat sebuah tabel peningkatan diri selama bulan romadhon, yang berisi kolom-kolom untuk amalan-amalan yang kita lakukan. Jika melakukan amalan itu kolom tersebut dapat diceklis sebagai tanda kita melaksanakannya. Oia, sebelum melaksanakan puasa ramadhan, sehari sebelumnya kita disunatkan melakukan keramas dan mandi untuk membersihkan tubuh kita.
Jangan lupa pada sepuluh malam terakhir perbanyaklah amalan dan itikaf di mesjid karena pada malam-malam tersebut ada malam yang istimewa yaitu malam Lailatul Qodr.
Mudah-mudahan Puasa Ramadhan kali ini benar-benar membuat kita menjadi manusia yang lebih baik.
setuju banget dah,..
BalasHapussemoga ditahun ini juga kita semua bisa menjadi manusia baru yang lebih baik lagi