Laman

16 Agustus 2010

Ospek Menakutkan !

Hha, apa yang kalian pikirkan ketika mendengar kata ospek ? hhi, bagi maba mungkin mengerikan, bagi mahasiswa senior itu mungkin hal lucu. Iya kan, coba deh anda pikirkan. Waktu saya masih maba dulu gitu, aga takut mengikuti ospek, males deh kalo udah sesi marah-marahan (Acara yang paling membuat saya pengen ketawa, tapi kesiksa karena ditahan ketawanya). Tapi setelah beberapa tahun kemudian alias menjadi mahasiswa lama, ospek adalah kenangan, kenangan bareng teman-teman jika mengingatnya akan membuat ketawa terpingkal-pingkal.

Hmm, sebentar lagi nih ospek di UGM, kalo gak salah tanggal 19-22 Agustus 2010.
Selamat mengikuti ospek ya adik-adikku semuanya. Nikmati ospek !

Dimana-mana Pegang HP

Haloo... Sadar ga sih teman-teman, barang elektronik seperti HP itu sudah menjadi kebutuhan primer. Orang-orang sudah banyak sekali menggunakan HP. Telepon yang bisa dibawa-bawa tersebut bahkan bisa menjadi gaya hidup. Banyak yang sering gonta-ganti HP juga dengan alasan sudah bosan atau mengikuti trend yang sedang berkembang.
Oia, bahkan saat kita makanpun, benda itu masih kita pegang. Saya sering sekali mengamati di warung-warung makan. Hampir di semua meja, orang-orang tersebut asyik megang Hp. Entahlah apa yang mereka lakukan, mungkin maen game, sms-an ama pacar, ngurusin bisnis, atau sekadar cek-cek inbox sms.

Haha, saya pun ga menyangkal sering melakukan hal demikian. Yang saya pengen cermati juga adalah kebiasaan orang Indonesia dengan Bule-bule. Ini terlihat ketika berlibur, waktu itu saya liburan ke Lombok. Saya heran ko bule-bule tersebut jarang sekali pegang HP, bahkan saya gak melihat satu pun yang pegang HP. Tapi sebaliknya, orang Indonesia itu banyak banget yang pegang dan menggunakan HP saat berlibur. Kalo dipikir-pikir, liburan tapi tetep ngurusin hal-hal di luar sana dengan mengguanakan HP, liburannya gak akan menyenangkan donk. Mungkin bule-bule tersebut berprinsip kalo liburan ya liburan, kerja ya kerja, gak usah dicampur adukkan. Makanya bule-bule tersebut efektif dan efisien dalam menjalani hidup. Beda banget sama kita, ya saya sendiri maksudnya. Saya sering mencampuradukkan hal tersebut, waktu kerja diselingi maen, waktu maen ya tetep maen. Haha, mana bisa maju kalo seperti itu.

Hikmah dari semuanya adalah sesuai dengan ayat-ayat Alloh, setelah mengerjakan pekerjaan maka kerjakanlah pekerjaan lain dengan sungguh-sungguh. Ini mengisyaratkan agar kita selalu menggunakan prioritas dan kesungguhan dalam mengerjakan sesuatu.

15 Agustus 2010

Evaluasi Semester IV

Hai teman, sudah kenal sama saya belum? tak kenal maka tak sayang loh. Haha, kali ini saya mau mengevaluasi hasil belajarku di semester 4.

Hmm, semester ini semester cukup berat. Pada semester ini sudah diputuskan saya mengambil konsentrasi apa. Saya akhirnya mengambil konsentrasi Sistem Tenaga Listrik. Namun, yang sebenarnya cukup memberatkan adalah aktifitas saya di luar kegiatan kuliah. Kegiatan saya adalah menjadi pengajar les privat, iseng-iseng membuat robot, les bahasa Inggris, dan kegiatan seabreg lainnya. Tapi dengan semangat itu semua dapat terlampui. Lihatlah selalu impianmu di depan matamu, lihatlah sebagai suatu tempat yang ingin dicapai. Setiap langkah kecil akan berarti untukmu. Dengan langkah kecil maka akan memperkecil jarak yang harus anda tempuh.

Mudah-mudahan semangat itu tetap menyertai kita...
Masih ada semester2 berat yang harus saya dan teman2 lalui...

Caraku untuk Meningkatkan Motivasi

Hahaha, gak jelas postinganku kali ini..

Simak aja deh teman-teman...

1. Pergi ke toko buku...
Disini cari aja buku-buku motivasi bro, kalo gak buku biografi. Dari situ percaya deh, bakal muncul lagi motivasinya.
2. Lihatlah orang-orang sukses di sekitarmu...
Lihat dan cari tahu bagaimana bisa sukses. Untuk mencari tahu, ketik aja di google, haha,, berharap orang itu udah dikenal. Lah ya iya bro, sekarangkan pada punya FS,FB, dan kalau beruntung ada blognya. Dari situ bisa tahu cara dia memperoleh kesuksesannya.
3. Mendekatkan diri pada-Nya...
Ini juga penting banget, kecerdasan spritual kita bisa meningkat. Dengan itu kita bakal optimis lagi untuk menjalani kehidupan. Karena islam mengajarkan bahwa hari ini harus lebih baik daripada hari kemarin. Jika tidak semangat, mana mungkin hari ini akan lebih baik. Yang ada akan semakin malas dan buruk..

hehehe, udah itu aja...

Kagum pada Soe Hoek-Gie

Beberapa hari yang lalu saya membaca buku tentang Soe Hoek Gie, buku tersebut berjudul "SOE HOEK-GIE ..sekali lagi buku, pesta, dan cinta di alam bangsanya". Kagum saya pada sosok seperti itu. Jarang dan susah sekali menemukan orang seperti tersebut. Cinta tanah airnya begitu tinggi, padahal dia adalah keturunan Cina, bahkan sering dipanggil Cina Kecil.

Perkenalan dengan sosok tersebut dimulai dengan perjalanan dia naik ke Gunung Semeru. Tempat yang diyakini oleh Gie adalah tempat untuk menambah rasa cinta tanah air dengan cara memahami sebuah alam yang indah dan mendekatkan diri dengan warga sekitar. Saya jadi ingat perjalanan naik ke Gunung Merbabu, bagi saya perjalanan naik ke gunung itu adalah seperti kita menjalani kehidupan ini. Hal yang ingin dicapai adalah sampai ke puncaknya, tapi setelah itu kita harus turun lagi. Hal itu melambangkan roda hidup kita selalu berputar. Kadang kita diatas dan kadang kita juga dibawah, kita harus siap dikedua posisi tersebut. Naik gunung juga memberi pesan bahwa kita tidak dapat hidup sendiri, kita butuh kerja sama dengan tim, ssttt.. stop dulu tentang naik gunungnya,,haha... kita lanjut dengan Gie.

Gie dan Idhan meninggal di gunung tertinggi di Pulau Jawa. Sebelum Gie meninggal, Gie sempat bercanda, bawa nih bunga ini dan berikan ke cewek2 di Jakarta. Ini seperti mengisyaratkan bahwa Gie gak akan pulang lagi. Dan ternyata memang benar teman, Gie berpulang di tempat tersebut.

Kekaguman saya pada Gie semakin besar saat terus membuka halaman-halaman buku tersebut, terutama semangat Gie. Gie menulis artikel yang membela kita di kamar yang berpenerangan redup dan banyak nyamuk. Gie juga menulis bisa sampai larut tengah malam, ya saat kita sedang tidur. Pribadi Gie yang selalu gelisah, selalu memikirkan rakyat benar-benar perlu ditiru. Oia, Gie juga suka pada lagu2 folk, lagu2 tentang perjuangan. Potongan lagu yang Gie suka adalah,"Nobody knows the trouble I've seen, Nobody knows mysorrow".

Gie yang berumur masih muda, 27 tahun, sangat kritis bahkan tak takut mati, hanya dia takut jika dia dibuat cacat. Karena akan menjadi beban untuk orang lain.

Hal yang menarik juga adalah kisah percintaannya Gie, hehehe, senyam senyum saya membaca bagian ini, bagian yang diceritakan oleh Kartini Syahrir. Namun, orang tua Kartini tidak setuju dengan Gie, setujunya sama temannya Gie, yang ternyata menjadi suami Kartini. Pokoknya rus baca bagian ini, hehe.

Dan yang terakhir dari buku ini adalah tulisan-tulisan Gie. Tulisan yang kritis, yang membela kaum-kaum yang malang. Gie itu peduli banget, jika membantu orang lain dia akan lakukan dengan sungguh-sungguh.

Keren den kamu Gie...
Semoga kamu hidup dipikiran kami-kami ini..
Kami yang sekarang adalah pelajar, dan dimasa yang akan datang menjadi pemimpin...
Mudah-mudahan menjadi pemimpin yang engkau harapkan...

Proyek Aplikasi RFID di Lab Scheneider

Terhitung bulan juli saya resmi menggarap proyek ini, awalnya saya bener-bener ragu, kenapa? karena proyek ini agak menyimpang dari jurusan konsentrasi, saya ini mengambil konsentrasi Sistem Tenaga Listrik. Tapi tak apa, berhubung bulan juli dan agustus tidak ada aktifitas kuliah karena memang merupakan hari libur panjang.

Proyek ini awalnya digarap bersama ketiga temanku, yaitu bersama Wahyu Prasetya dan I Gusti Putra. Namun, ternyata Pak Enas, dosen yang memiliki proyek ini, membutuhkan tambahan orang lagi, maka David Adam masuk untuk menggarap ptoyek ini.

Oia, sebelumnya saya akan menjelaskan secara sekilas proyek tersebut. Proyek ini mengenai aplikasi RFID di lingkungan Lab Scheneider. Hal ini dimaksudkan untuk pengamanan Lab. Bagaimana tidak, pertama sebelum masuk ke Lab tersebut kita harus terdaftar di Lab tersebut. Prosesnya dengan menunjukkan sebuah kartu smartcard, kartu tersebut akan dibaca oleh contacless smartcard, ya seperti di supermarket gitulah, kalo di supermarketkan yang dibaca adalah barcodenya. Nah yang dibaca disini adalah kartu tersebut. Jika orang tersebut terdaftar maka berhak meminjam alat-alat yang ada di Lab. Alat-alat yang dilab juga diberi tag, sehingga dapat dibaca oleh RFID, RFID tersebut dapat memberikan status barang tersebut, apakah barang sedang dipinjam, boleh dipinjam, dan tidak boleh dipinjam. Setelah itu, dihubungkan juga ke sebuah mikro dan alarm. Sehingga jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan semisal pencurian, maka alarm akan berbunyi. Oia, database orang yang terdaftar itu dikelola oleh sebuah server.

Berat juga ini proyek, tapi tetap semangat aja...